September 08, 2012

Gempa bumi guncang Cina barat

00.21

Xinhua melaporkan warga berlarian keluar rumah Serangkaian gempa bumi mengguncang Cina barat daya dan menewaskan 20 orang serta melukai 20 orang lainnya. Seperti dilaporkan oleh kantor berita Xinhua, gempa terjadi di provinsi Yunnan dan Guizhou, dengan getaran terbesar dirasakan pada pukul 11.19 waktu setempat. Badan Survey Geologi AS mencatat kekuatan gempa mencapai 5,6 SR. Gempa juga mengakibatkan lebih dari 20.000 rumah rusak parah, kata seorang sumber di pemerintahan seperti dikutip Xinhua. Seorang pejabat dari Guizhou mengatakan pada kantor berita AFP melalui telepon bahwa tidak ada korban jiwa di provinsi itu. Sedangkan para pengguna situs mickoblog Cina Weibo melaporkan warga berlarian keluar dari rumah saat merasakan getaran gempa. (bbc/bbc)

Terimakasih sudah berkunjung di blog

Kurang lebihnya kami mohon maaf Saya hanya menshare apa yang saya ketahui Saran dan kritik yang membangun silahkan di pos lewat kotak komentar Bagi temen yang berkeinginan berbagi link silahkan salin teks di bawah ini dan taruh di blog saudara

0 komentar:

Posting Komentar

PesantrengaulDuniaPengetahuanPantes PromosiIndo Keris GallerySFI Post BlogIndo Permata GalleryIndo Auto Backlinkfreebanner4uIndo Link ExchangeKedatom TubansatriopiningitPantes BakerySERBA SERBIProlingkungan Link ExchangeIndo Keriskatamutiara4uBisnis Pantesbloggratiss4uBonsai TubansangrajamayaTuban BonsaiWARGA BISNISInvestasi TubanbertaubatlahTuban Bumi Walifreebacklinks4uTuban_BatikiklanwargaTuban Dalam AngkasurgalokaPDRB TubansehatwalafiahSLHD_TubaniklansahabatTuban Dalam GambarSERIBU KAWANiklanseribuiniinfo4useribusayangSENI LUKISTEMPLATE GRATISAGUS FAUZY4905GOBLOGANEKA VIDEOFECEBLOG 4UIsurgawebbabulfatahbacklinkgratis4uBUSANA MUSLIMseribukatamutiaraText Backlink ExchangesmajelisrasulullahSERIBU KAWANText Backlink ExchangeSistema Enlaces Reciprocosbedava - Free Backlink - www.linkdevi.combedava - Free Backlink - www.v8link.com

 

© 2013 Erapengetahuan. All rights resevered. Designed by Templateism

Back To Top